Curug Malela, Niagara Mini Indonesia

Liburan kemarin, saya bersama teman berencana mengunjungi Curug Malela yang terletak di Desa Cicadas, Kabupaten Bandung Barat. Awalnya kami tertarik mengunjungi Curug Malela ini karena melihat foto-fotonya setelah searching di internet. Dan kami pikir juga letaknya tidak terlalu jauh dari tempat kami tinggal.

Akhirnya setelah beberapa kali rencana batal kami berangkat juga menuju Curug Malela, kami sudah menyiapkan semua keperluan, mulai dari peta rute perjalanan, perbekalan makanan dan lain – lain. Kami siap memulai perjalanan. Kami mulai perjalanan pada pukul 9 pagi.

Untuk informasi rute perjalanan yang harus dilalui jika ingin berkunjung ke Curug Malela yaitu dari Cimareme – Batujajar – Cihampelas – Cililin – Sindangkerta – Bunijaya – Gunung Halu – Perkebunan Teh Rongga – Desa Cicadas. Awalnya kami pikir perjalanan bisa ditempuh dalam waktu 2 jam saja karena melihat jaraknya yang tidak terlalu jauh.

Kami sangat menikmati perjalanan, namun ternyata perjalanan tidak semudah yang kami pikirkan. setelah 2 jam perjalanan kami hanya mencapai setengah dari perjalanan. Medan jalan yang berkelok dan harus melalui turunan dan tanjakan, juga minimnya petunjuk jalan membuat perjalanan kami sedikit menantang.

Kami sempat putus asa karena tak kunjung sampai di tujuan. Hingga akhirnya kami menemukan petunjuk jalan Curug Malela 10km lagi. kami mulai semangat lagi melanjutkan perjalanan. Namun ternyata petunjuk jalan itu sedikit tidak sesuai dengan kenyataan. Nyatanya kami menempuh jalan lebih dari 10 km setelah plang itu. Hingga akhirnya kami benar – benar sampai di gerbang masuk Curug Malela.

IMG_1353

Foto ini diambil di gerbang masuk Curug Malela.

Kami sangat senang dan kembali bersemangat melihat gerbang ini karena tandanya kami akan segera sampai. Tapi ternyataaa, medan perjalanan jauh lebih berat lagi. Jalan yang akan kami tempuh sangat jelek, tidak beraspal bergelombang juga masih tanah kering. Saya pikir kalau ini musim hujan sudah saja itu jalan menjadi kolam lumpur. Setelah bertanya ke penduduk ternyata jalan ke Curug Malela masih cukup Jauh daan biasanya ditempuh dengan menggunakan ojek atau mobil offroad. Kami bertanya berapa biaya untuk naik ojek ternyata kami harus membayar 90 ribu rupiah. Sangat mahal dan kami tak punya cukup uang untuk menyewa ojek. Akhirnya kami putuskan nekat untuk menempuh perjalanan dengan motor sendiri karena kebetulan kami memang menggunakan motor saat itu. Dan benar saja kami kerepotan menempuh perjalanan, jalannya sangat tidak manusiawi. Sepanjang jalan sangat sepi dan jarang sekali bisa menemukan penduduk. Kami sempat takut dan ingin menyerah namun setelah dipikir kami sudah menempuh perjalanan sejauh ini, jadi kami tetap melanjutkan perjalanan.

Akhirnya, setelah menempuh perjalanan yang extreme luar biasa kami sampai di tempat parkir Curug Malela. Kami sampai pada pukul 13.30 siang. Kami menempuh perjalanan selama kurang lebih 4 jam. Disana ada satu warung yang dijaga oleh bapak – bapak tua. Kami bertanya berapa jarak yang harus kami tempuh dengan berjalan kaki untuk mencapai bawah Curug, bapak itu mengatakan hanya dalam 15 menit kami bisa sampai ke Curug.

Kami bersemangat menempuh jalan menuju Curug tapi kami sempat bingung disana tidak ada tempat pengelola untuk membeli tiket atau betanya -tanya informasi atau apapun. Curug ini benar – benar tidak ada pengelolanya. Jalan yang kami tempuhpun sedikit berat dikanan jalan adalah jurang kami harus sangat berhati – hati karena tidak ada pagar pengaman jalan tersebut. Setelah 15 menit ternyata kami belum sampai juga ke dasar Curug. Tapi Curug Malela sudah mulai terlihat dan benar – benar indah. Subhanallah, Curug ini sangat indah.

cm

Dari jarak yang masih jauh sudah terlihat keindahan Curug Malela.

Kami menjaga semangat menjaga diri untuk terus menempuh jalan kaki. Hingga akhirnya kami tiba di dasar Curug Malela. Akhirnya setalah menempuh perjalanan yang berat, semua terbayar dengan melihat keindahan Curug Malela.

IMG_1397

Curug Malela, Niagara Mini Indonesia

IMG_1374

Bisa kita lihat Curug Malela ini sangat indah, seperti miniatur air terjun Niagara yang ada di Amerika. Curug Malela mempunyai potensi wisata yang tinggi namun sangat disayangkan masih belum terkelola dengan baik. Curug Malela masih harus dirawat dilengkapi fasilitasnya dan dibenahi sarana prasarananya agar bisa lebih memudahkan pengunjung untuk melihat keindahan Curug Malela ini.

Dan ini menjadi tugas kita bersama terutama insan pariwisata Indonesia. Untuk meningkatkan potensi – potensi wisata Indonesia. karena banyak tempat seperti Curug Malela ini yang belum diketahui orang banyak tapi memiliki potensi yang luar biasa jika dikelola dengan baik.

Setelah puas berfoto dan bermain di Curug Malela akhirnya kami memutuskan untuk pulang mengingat jarak pulang yang harus kami tempuh sangatlah jauh.

Ini ceritaku apa ceritamu?

Posted in Uncategorized | 7 Comments

HELLO!!

First post in a new blog.

Hi, I am Judi Januarita Pratiwi Ekaputri. I am student in Universitas Pendidikan Indonesia. My major is Tourism Marketing Management. I was born in Bandung on January the 5th in 1993. I love traveling, and I Love Indonesia

Posted in Uncategorized | 650 Comments